Senin, 13 Mei 2013

ANALISIS MANAJEMEN PT. MAYORA INDAH Tbk


ANALISIS MANAJEMEN
PT. MAYORA INDAH Tbk

A. Sejarah PT Mayora Indah Tbk
PT Mayora Indah Tbk (IDX: MYOR) atau Mayora Group adalah salah satu kelompok bisnis produk konsumen di Indonesia, yang didirikan pada tanggal 17 Februari 1977. Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tangga l4 Juli 1990. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Unita Branindo sebanyak 32,93%.
PT. Mayora Indah Tbk didirikan dengan akta No. 204 tanggal 17 Februari 1977 dari  notaris Poppy Savitri Parmanto SH. Sebagai pengganti dari notaris Ridwan Suselo SH. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/5/14 tanggal 3 januari 1978 dan telah didaftarkan pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang No. 2/PNTNG/1978 tanggal 10 januari 1978. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan yang terakhir dengan akta notaris Adam Kasdarmadji SH. No. 448 tanggal 27 Juni 1997, antara lain mengenai maksud dan tujuan perusahaan. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-620.HT.01.04.TH98 tanggal 6 Pebruari 1998.
Perusahaan berdomisili di Tangerang dengan pabrik berlokasi di tangerang dan Bekasi kantor Pusat Perusahaan berlokasi di Gedung Mayora, Jl. Tomang Raya No. 21-23, Jakarta. Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar perusahaan ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang industri,perdagangan serta agen atau perwakilan. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 1978. jumlah karyawan perusahaan dan anak perusahaan hingga saat ini sebanyak 5300 karyawan. Didukung oleh jarring distribusi yang kuat, produk PT Mayora Indah Tbk tidak hanya ada di Indonesia namun juga dapat kita jumpai di Negara seberang lautan seperti Malaysia, Thailand, philiphines, Vietnam, Singapore, Hong Kong, Saudi Arabia, Australia, Africa, America dan Italy.
PT Mayora Indah Tbk di memiliki 9 lini produk :
1.  Biskuit : Roma, Better, Slai O Lai, dan Danisa
2.  Permen : Kopiko, Kis, Tamarin, dan Plonk
3.  Wafer : Beng Beng, Astor, dan Roma
4.  Coklat : Choki Choki dan Danisa
5.  Health Food : Energen
6.  Kopi : Torabika
7.  Bubur : Super Bubur
8.  Mi instan: Mi Gelas
9.  Minuman: Vitazone
Berikut ini adalah sejarah perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun :
1978    :           Tahun 1978  PT Mayota  Indah Tbk  didirikan dan  mulai mengkomersialkan produknya dengan produksi utama biskuit yang berlokasi di Tangerang.
1990             PT Mayora Indah Tbk mulai menjual saham kepada masyarakat atau sering dikenal dengan go public melalui pasar perdana (IPO) sebagai berhasil dengan berdirinya beberapa pabrik di Tangerang,Bekasi dan Surabaya.
1995             Dengan dukungan jaringan distribusi yang kuat dan luas. Produk PT Mayora Indah  Tbk sudah dapat diperoleh diseluruh Indonesia dan belahan Negara seperti Malaysia, Philipina, Arab Saudi, Amerika, Thailand, Vietnam, Singapore, Hongkong, Australia hingga Afrika.
1997             Perusahaan terakhir kali merubah Anggaran dasar Perubahan berupa Maksud dan Tujuan perusahaan untuk lebih memperjelas kinerja perusahaan dan menarik investor.
2003    :  Memperoleh penghargaan peringkat pertama dalam produk makanan dan minuman (food and beverages) sebagai jajaran manajemen terbaik di Indonesia “top five managed companies in Indonesia” oleh Asia Money. 
2004             PT Mayora Indah Tbk kembali diberi penghargaan sebagai  Produsen produk halal terbaik oleh Majelis Ulama Islam (MUI).
2007             Untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan maka PT Mayora Indah Tbk mengikat akad kredit selama 5 tahun untuk pembelian mesin-mesin baru.
2010             Setelah melalui krisis yang terjadi di Indonesia, PT Mayora Indah Tbk tetap menaikan pangsa pasar.  Perseroan berencana memperkuat Kapasitasnya sebesar 20% per tahun dalam 4 tahun ke depan. Target tersebut berpotensi menumbuhkan rata-rata laba perseroan sebesar 28% per tahun. Rencana itu memperkuat profil pendapatan perseroan yang telah tumbuh 24% dalam 1 dekade terakhir. Satu-satunya risiko mayor yang harus diantisipasi hanyalah persoalan biaya produksi, terutama naiknya harga bahan mentah, seperti gula dan minyak sawit. Kedua bahan baku ini menyumbang 55% terhadap beban pokok penjualan (cost of good sold/COGS).

B. Visi Dan Misi
1.        Untuk terus meningkatkan posisi kompetitif dalam kategori
2.        Untuk membangun merek yang kuat dan saluran distribusi di semua lini
3.        Untuk menyediakan lingkungan kerja yang menantang, menyenangkan dan menguntungkan secara finansial dimana persaingan yang adil dan sikap bertanggung jawab didorong secara sosial dan ramah lingkungan
4.        Untuk membawa nilai-nilai kepada stakeholder dengan mengamankan pertumbuhan dan struktur keuangan yang kuat di industri.

C. Struktur Organisasi
Bentuk organisasi PT Mayora Indah Indonesia adalah struktur organisasi proyek denagn hubungn organisasi, terutama pada orang-orang yang bekerja pada proyek yang sama. Strutur organisasi perusahaan terdiri dari beberapa kelompok dari fungsi yang berbeda dengan setiap kelompok yang menitikberatkan pada pengembangan produk tertentu atau lini produsi.
Kendali perusahaan pada Presiden Direktur sebagai pucuk pimpinan. Pelimpahan tugas kerja kepada bawahan melalui masing-masing manajer departemen, kemudian dilanjutkan pada staff serta karyawan. Berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing bagian.
1. Dewan Komisaris
Dewan  Komisaris  bertanggung  jawab  untuk  melakukan pengawasan  dan memberikan  saran  kepada  Direksi atas  pengelolaan  Perusahaan,  termasuk perencanaan  dan  pengembangan,  operasional  dan  penganggaran,
kepatuhan  dan  tata  kelola  perusahaan  dan  penerapan keputusan  RUPST.
Direksi  bertanggung  jawab  kepada  RUPST.  Rapat  Dewan  Komisaris
diadakan  sebulan  sekali dan  juga  setiap  saat  apabila  dibutuhkan.  Rapat
gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi diadakan dua kali sebulan.
dibawah  Dewan  KomisarisnDewan  Komisaris  dibantu  oleh  seorang
Sekretaris  serta  Internal  Audit untuk  memastikan  kepatuhan  terhadap
peraturan  Bapepam-LK  dan  SEC  serta peraturan  relevan  lainnya.  Piagam
menegaskan tanggung jawab Komite Audit sebagai berikut:
ü  mengawasi proses pelaporan keuangan perusahaan atas nama Dewan Komisaris; merekomendasikan  pilihan  atas  auditor  eksternal  kepada  Dewan Komisaris. Penunjukkan akhir tergantung dari persetujuan pemegang saham;
ü  mengadakan  rapat  secara  berkala  dengan  auditor  internal  dan eksternal  untuk  membahas  hasil  evaluasi mereka  atas  pengendalian rencana  kerja  audit  dan non-audit,  penemuan-penemuan  mengenai lemahnya  pengendalian  internal  atas  pelaporan  keuangan  dan evaluasi dari laporan keuangan konsolidasian. 
2. Direksi
  Direksi  tersebut  berwenang  dan  bertanggung  jawab  penuh  atas pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan, sesuai dengan maksud dan  tujuan  perseroan  serta  mewakili  perseroan,  baik  dalam  maupun  luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Direksi dibantu oleh Kepala Divisi dan/atau Kepala Unit Organisasi serta dibantu oleh Staf Ahli Direksi.  Staf  Ahli  Direksi  terdiri  dari  Staf  Ahli  Utama  dan  Staf Ahli Pratama.  Staf  Ahli  Direksi  ini  mendukung  dan  membantu  Direksi dalam mengelola, mengendalikan dan mengembangkan perusahaan. 
Direksi terdiri dari:
a. Direktur  utama
Bertanggung  jawab  atas  berjalannya  semua  fungsi organisasi  di  perusahaan  dan  berwenang  menetapkan  arah  kebijakan serta strategi perusahaan yang menyeluruh.
b. Direktur Pemasaran
Bertanggung jawab atas fungsi-fungsi dibawah ini:
1. Fungsi pemasaran
2. Fungsi Account Manager
3. Kebijakan Promosi
4. Kebijakan penjualan dan Kontrak penjualan
5. Kebijakan Harga
6. Kebijakan Pemasok
7. Kebijakan Hubungan Pelanggan (CRM)
c. Direktur Umum dan Personalia.
  Untuk membantu  dalam  mengelola  dan  menjalankan  kegiatan Perusahaan dan  untuk  mendukung  dan  membantu  Direktur  SDM  & Umum  dalam  mengelola  dan  menjalankan  kegiatan  Perusahaan meliputi bidang Pelayanan SDM & Remunerasi, Pengembangan Sistem SDM  &  Organisasi,  Pengembangan  SDM  &  Penilaian  Kinerja  serta
Manajemen Kualitas.
d. Direktur Pengembangan Produk.
  Untuk  mendukung  dan  membantu  Direktur  Utama  dalam mengelola  dan  menjalankan  kegiatan  Perusahaan  meliputi  bidang  Pengembangan  Bisnis untuk  menangani  aktifitas  pengembangan  bisnis yang  ada  dan  mencari  peluang  bisnis  baru  yang  prospektif, menangani urusan  fungsi  yang  berhubungan  dengan  pengembagan  produk  serta rekayasa produk, dokumentasi & infrastruktur pendukung & fungsi yang berhubungan dengan dukungan terhadap aktifitas pengembangan produk.
Direktur pengembangan Produk membawahi:
ü  Manajer  teknik  yang  bertanggung  jawab  atas  pengembangan cara menghasilkan produk yang berkualitas.
ü  Manajer  Laboratorium  yang  bertugas  untuk  meriset  atau melakukan  pengukuran  dalam  pembuatan  produk  yank  akan diproduksi.
ü  Staff  Projek  yang  bertugas  untuk  mengamati  dan  membantu dalam pembuatan produk baru.
e. Direktur Keuangan
Direktur  keuangan  bertanggung  jawab  mengelola  dan menjalankan kegiatan Perusahaan untuk:
ü  menangani urusan Biaya & HPP dan Persediaan.
ü  menangani urusan Penjualan, Piutang dan Hutang. 
ü  menangani urusan Anggaran & Pelaporan. 
ü  menangani urusan Sistem & Prosedur.
ü  menangani urusan Pengelolaan Dana dan Perencanaan Keuangan. 
ü  menangani urusan Verifikasi, Bendahara dan Bank. 
ü  menangani urusan Pajak dan Asuransi. 
ü  menangani  urusan  yang  berhubungan  dengan  Optimasi  Aset  dan Portofolio Investasi.
3. Divisi Biskuit
  Untuk  membantu  direktur  utama  untuk  menjalankan  kegiatan perusahaan dalam produk biscuit seperti; Romma dan Better. 
4. Divisi Kembang Gula
  Untuk membantu direktur utama untuk menjalankan kegiatan perusahaan dalam produk kembang gula seperti; Kopiko, Kis, Tamarin, Plonk.
5. Divisi Chocolate dan Water
  Untuk  membantu  direktur  utama  untuk  menjalankan kegiatan perusahaan  dalam  produk  Chocolate dan Water  seperti;  Beng-Beng, Astor,Choki-Choki dan Danisa. Serta Vitazone.
6. Manajer Plant
  Untuk membantu dan mendukung pada tiap divisi yang ditetapkan yaitu Divisi Biskuit, Divisi Chocolate dan wafer dan Divisi Kembang Gula
dalam perencanaan serta pengawasan kinerja perusahaan.
7. Manajer Produk
  Untuk membantu dan mendukung pada tiap divisi yang ditetapkan yaitu Divisi Biskuit, Divisi Chocolate dan wafer dan Divisi Kembang Gula
dalam perencanaan serangkaian kegiatan dalam produksi.
8. Manajer Quality Control
Untuk membantu dan mendukung pada tiap divisi yang ditetapkan yaitu Divisi Biskuit, Divisi Chocolate dan wafer dan Divisi Kembang Gula dalam pengecekan terhadap produk dan pengontrol barang hasil produksi.

D. Produksi
1.        Sumber Daya Produksi
Meliputi sumber daya manusia (karyawan), bahan baku dan sumber daya lainnya (bangunan, mesin & peralatan).
2.        Proses Produksi
Proses menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang dengan faktor-faktor produksi yang ada.

E. Hasil Produksi
1) Biscuit :
·  Roma Sari gandum
·  Roma Better sandwich biscuit
·  Roma biscuit kelapa
·  Roma Cream crackers
·  Roma coffeejoy
Mayora memiliki beberapa merek terkemuka yang dikenal sebagai biskuit Marie Roma, Slai O’lai, lebih baik, dan Sari GANDUM. Dalam kategori biskuit, Mayora adalah salah satu produsen biskuit dihormati. Bahkan, Mayora memiliki Pabrik Biskuit terbesar di Asia Tenggara.
2) Permen :
·  Kopiko
·  Tamarin
·  Kis mint
Divisi permen telah membuat terobosan dengan meluncurkan permen Kopiko sebagai pelopor permen kopi dan menjadi nomor satu di dunia, sementara KIS membangun ikatan yang sangat sendiri dengan konsumen melalui Paket Emoticon.
3) Kue wafer dan coklat :
·  Choki-choki
·  Zuperrr keju
·  Beng-beng
·  Superstar
·  Astor
Divisi Wafer menyajikan inovasi baru dalam setiap produk, kita acara menjadi pelopor di Segmen Wafer gulung dengan meluncurkan Astor. Dan Semua produk Mayora Cokelat terbuat dari coklat yang nyata, untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Choki choki-hadir sebagai produk unggulan yang merupakan pelopor dalam Segmen Coklat Pasta.
4)  Kopi :
·   Kopiko brown coffee
·   Tora bika diet
·   Tora bika 3inOne
·   Tora bika duo
·   Tora bika cappuccino
Torabika adalah salah satu produsen terbesar kopi instan di Indonesia, dan Asia Tenggara. Torabika Merek terkenal dan tertanam di hati dari Masyarakat. Oleh karena itu Torabika terus membuat terobosan dalam menjaga kualitas produk-produknya. Jadi tetap dekat dengan konsumen.
5) Mayora nutrisi :
·  Energen oat milk
·  Energen sereal dan susu bergizi
Sejak peluncuran pertama, Energen ditujukan untuk menjadi pemimpin pasar di kategori Mix Sereal, dan Energen mencapai target dengan mengendalikan 93 % dari pangsa pasar sereal campuran.
6)  Makanan instan : Mie Gelas
7)  Minuman insta : Vitazone

F. Sumber Daya Manusia
1.        Perencanaan sumber daya manusia
2.        Penarikan & seleksi
3.        Pengenalan dan orientasi
4.        Latihan dan pengembangan
5.        Evaluasi pelaksanaan kerja
6.        Pemberian balas jasa & penghargaan
7.        Perencanaan dan pengembangan karier

G. Keuangan
1.        Menyelenggarakan perencanaan, pembinaan dan pengawasan sistem keuangan, akuntansi dan administrasi
2.        Melakukan administrasi yang tertib
3.        Menjamin terciprtanya pengawasan internal perusahaan




Dafar Pustaka
www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar